MEDAN : Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, Rabu (26/8/2026). Massa mendesak perbaikan tata kelola pemerintahan dan menagih janji politik Wali Kota Medan.
Ketua Umum SEMMI Medan sekaligus orator aksi, Andri Samudra Pinem, menyatakan kedatangan mereka merupakan wujud tanggung jawab mengawal jalannya demokrasi di Kota Medan.
“Demokrasi yang sehat menuntut ruang dialog. Kami hadir 5 tuntutan untuk Pemko Medan, diantaranya Menstabilkan harga bahan pokok, Meningkatkan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di Medan, Mengevaluasi proyek infrastruktur yang tidak terintegrasi dengan tata ruang dan lalu lintas, Mengevaluasi tata kelola program MBG, Meminta transparansi janji politik Wali Kota terkait penyaluran beasiswa SD dan SMP,” tegas Andri kepada wartawan di lokasi.
Andri memberi penekanan khusus pada masalah infrastruktur yang dinilai semrawut dan transparansi beasiswa yang masih dipertanyakan.
“Kami minta Pemko memastikan setiap kebijakan benar-benar mencerminkan kepentingan masyarakat luas, bukan malah menyusahkan atau mengabaikan hak warga,” pungkasnya. (Dwi)




