MEDAN — Realisasi penyewaan alat berat pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan hingga 20 Oktober 2026 mencapai Rp308.812.000 atau 30,27 persen dari target tahunan sebesar Rp1,02 miliar.
Kepala Bidang Peralatan SDABMBK Kota Medan, M. Riswan Nasution ST, MM, mengatakan penyediaan alat berat tidak hanya mendukung pekerjaan internal dinas, tetapi juga membantu sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2026).
Menurut Riswan, pihaknya memfasilitasi kebutuhan alat berat berdasarkan permohonan dari unit pelaksana teknis (UPT) maupun instansi terkait. Di lingkungan SDABMBK Kota Medan, terdapat lima UPT yang menjadi bagian dari koordinasi dukungan peralatan tersebut.
Selain mendukung kegiatan UPT, pihaknya juga melayani permintaan bantuan peralatan dari Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga pihak kecamatan.
“UPT yang membutuhkan alat berat akan mengajukan permohonan kepada kami. Kami juga mendukung kegiatan dinas terkait dan kecamatan. Selama ada surat permohonan yang masuk, akan kami fasilitasi sesuai kebutuhan dan ketersediaan alat,” ujar Riswan.
Salah satu bentuk dukungan lintas instansi tersebut terlihat dalam kegiatan perbaikan dan penataan ulang concrete barrier atau pembatas beton di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, tepatnya di sekitar Pintu Tol Bandar Selamat, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kota Medan itu merupakan bagian dari upaya penataan fasilitas jalan untuk mendukung kelancaran dan ketertiban lalu lintas.
Riswan menjelaskan, alat berat memiliki peran strategis sebagai sarana penunjang pekerjaan infrastruktur dan kegiatan teknis di lapangan. Karena itu, pemanfaatan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pelaksanaan pekerjaan, baik di lingkungan SDABMBK maupun instansi lainnya.
Ia berharap koordinasi dan sinergi antarinstansi terus berjalan dengan baik sehingga dukungan peralatan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Medan. (VIN)












