MEDAN — Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memantau kualitas udara menyusul sebaran kabut asap yang terbawa angin ke wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan data Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (AQMS) pada 14 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB, kualitas udara di Jalan Pinang Baris, Medan Sunggal, masuk kategori tidak sehat dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 136.
Sementara itu, kualitas udara di Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, Medan Johor, berada pada kategori sedang dengan nilai ISPU 83.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, mengatakan kabut asap tersebut berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatera serta dipengaruhi kondisi cuaca dan pergerakan angin.
Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat udara terlihat pekat atau jarak pandang menurun.
Warga juga disarankan menggunakan masker yang sesuai saat harus beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan polusi udara.
Pemko Medan melalui DLH terus memantau perkembangan kualitas udara sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat. (Dwi)












